Selasa, 15 Maret 2011

Kasembon Rafting Beberapa berkas tersangka kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI, yang dimenangkan Miranda Gultom, dinyatakan lengkap alias P-21. Tidak lama lagi mereka akan segera duduk di kursi pesakitan, Pengadilan Tipikor.

Juru bicara KPK Johan Budi, menjelaskan, Kasembon Rafting   berkas tersangka yang sudah dinyatakan lengkap adalah Agus Condro, Max Moein, William Tutuarima, Poltak Sitorus dan Rusman Lumbantoruan.

"Berkas mereka sudah P-21," kata Johan melalui pesan singkatnya.

Dengan begitu, tinggal 20 Kasembon Rafting tersangka lagi yang berkasnya masih terus dilengkapi oleh penyidik KPK untuk segera dilimpahkan ke penuntutan. Di antara tersangka itu adalah Panda Nababan dan Paskah Suzetta.
Outbound Training Total WNI yang berada di Jepang tercatat berjumlah 31.517 orang. Dari jumlah tersebut, baru 881 orang yang terkonfirmasi selamat dari gempa dan tsunami. Sisanya sebanyak 30.636 orang belum diketahui nasibnya.

"Ada 881 WNI yang sudah konfirmasi selamat. Outbound Training Tapi itu sekali lagi akan dikonfirmasi lebih lanjut," kata relawan Persatuan Pelajar Islam (PPI) yang membantu KBRI Tokyo, Agil Fajar Rizky saat dihubungi detikcom, Selasa (15/3/2011).

Menurut Agil, jumlah itu sudah termasuk 103 WNI yang sudah dievakuasi ke Jakarta hari ini serta 303 WNI yang selamat di wilayah Miyagi. "Laporan yang masuk memang di Miyagi ada 414 WNI. 303 orang yang sudah terkonfirmasi. Kita masih terus berusaha mendapatkan konfirmasi kembali karena di sini komunikasi juga masih sulit," jelasnya.

Agil mengatakan, dari 881 WNI yang selamat tersebut ada yang meminta untuk dievakuasi dan ada yang memang tetap ingin tinggal di daerah masing-masing. Untuk proses evakuasi masih melihat perkembangan situasi di Jepang.

"Karena kan masalah kita di sini bukan Outbound Training hanya gempa dan tsunami tapi juga ada radiasi. Jadi nanti sesuai prosedur," ungkapnya.

Tim evakuasi dari KBRI TokyoOutbound Training akan berangkat hari ini ke Prefektur Iwate. Namun Agil mengaku tak mengetahui waktu dan jumlah tim yang akan berangkat untuk mengecek kondisi WNI di Iwate tersebut.